THE
PROCESSES AND FUNCTION
Proses dan fungsi ITIL
secara keseluruhan terdapat 26 proses dan 4 fungsi yang saling berhubungan yang
membentuk suatu lifecycle. Setiap proses dan fungsi dalam lifecycle apabila diimplementasikan
secara keseluruhan secara konsisten dapat memberikan manfaat terhadap bisnis
dalam bidang IT, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi yang
bersangkutan.
Layanan IT pada ITIL
dimulai dengan tahapan SERVICE STRATEGY, yang terdiri dari proses-proses untuk
mrencanakan serta menentukan layanan TU yang dibangun dan dikelola. Layanan
yang akan dibangun atau dikelola akan masuk ke dalam service fortofolio. Lalu
akan dihitung aspek finansialnya, sebelum akhirnya masuk ke tahap design.
Tahapan berikutnya adalah
masuk ke dalam proses desain dimana desain yang dihasilkan harus
mempertimbangkan aspek-aspek warranty, yaitu security, availability, capacity,
continuity. Selanjutnya adalah peng-update-an menu uang mengindikasikan bahwa
IT siap untuk meluncurkan layanan baru. Kemudian layanan baru inimasuk ke tahap
production dari tahap pengembangan.
Layanan-layanan yang
telah beroperasi akan masuk dan dikelola oleh proses-proses yang berada dalam
SERVICE OPERATION. Tujuan nya adalah untuk memastikan bahwa layanan yang
diberikan sesuai dengn service level agreement.
THE DEMING CYCLE
W. Edwards Deming pada
tahun 1950 mengusulkan bahwa proses bisnis harus dianalisis dan diukur untuk
mengidentifikasi sumber variasi yang menyebabkan produk menyimpang dari
persyaratan pelanggan. Deming menciptakan diagram yang agak disederhanakan
untuk menggambarkan proses yang berkesinambungan yang biasanya lebih dikenal
dengan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act).
Ket :
· PLAN, merupakan desain atau merevisi
komponen proses bisnis untuk mencapai hasil yang diinginkan
· DO, merupakan suatu bentuk pelaksanaan
rencana dan menguku kinerja dari apa yang telah direncanakan
· CHECK, menilai pengukuran dan
melaporkan hasilnya untuk dijadikan acuan dalam upaya pengambilan keputusan.
· ACT, menentukan perubahan yang
diperlukan untuk meningkatkan hasil yang diinginkan
PDCA yang diciptakan oleh
deming ditempatkan dalam sebuah loop umpan balik sehingga manajer dapat terus
menerus mengdentifikasi dan mengubah bagian-bagian dari proses yang membutuhkan
perbaikan. Dimana deming berfokus pada produksi industri dan tingkat perbaikan
yang dicari berada ditingkat produksi.
Sumber Referensi :
http://mutugab2011.blogspot.co.id/2011/09/siklus-deming-plan-do-check-act.html?m=1http://itilindo.com/2013/07/09/03-proses-dan-fungsi-itik-versi-3-2011/
Sumber Referensi :
http://mutugab2011.blogspot.co.id/2011/09/siklus-deming-plan-do-check-act.html?m=1http://itilindo.com/2013/07/09/03-proses-dan-fungsi-itik-versi-3-2011/
No comments:
Post a Comment